Sosial

Data dan investigasi isu sosial kemasyarakatan

Lintas Benua dan Samudra: Panduan Rute Etape Musim Panas Formula 1 2025

Etape 3 Formula 1 musim 2025, sebuah tur maraton musim panas dari Mei hingga Agustus yang menguji ketahanan pembalap dan strategi logistik tim. Menelusuri delapan sirkuit legendaris mulai dari aspal klasik Eropa hingga lompatan lintas samudra ke Kanada peta ini merangkum intensitas adu kecepatan yang ditutup secara dramatis di Hungaria, tepat sebelum kompetisi memasuki masa jeda liburan (summer break).

Syiva Nursyavana31 Juli 2026
Melawan Budaya Lembur: Kisah Keseimbangan Hidup dan Kerja di Belahan Dunia

Melawan Budaya Lembur: Kisah Keseimbangan Hidup dan Kerja di Belahan Dunia

Di tengah kepungan budaya hustle culture dan tuntutan kerja 24/7 yang memicu kejenuhan massal (burnout), sebuah gerakan sunyi namun kuat sedang terjadi di berbagai belahan bumi. Masyarakat global kini mulai sadar bahwa produktivitas terbaik tidak lahir dari meja kerja yang tak pernah ditinggalkan, melainkan dari waktu istirahat yang dihormati.

Alisya Rizkia Nadia31 Juli 2026

Diplomasi Rasa: Menjelajah Kaki Lima Dunia

Makanan selalu menjadi cara terbaik untuk menceritakan budaya suatu bangsa. Tema liputan ringan (soft news/feature) ini akan membawa pembaca mencicipi street food paling legendaris yang menjadi identitas kotanya.

Pramudya Putra Nurmalik31 Juli 2026

Lini Masa Proyek Kereta Cepat "Whoosh"

Visi ideal kereta cepat Whoosh melesat membawa harapan baru. Namun, geliat pembangunan di lapangan membenturkan ambisi itu pada realita tak terduga. Setiap putaran waktu mengungkap dinamika sosial dan ekonomi yang rumit di baliknya.

Pramudya Putra Nurmalik31 Juli 2026

Ketimpangan Upah Informal 2025: DKI Jakarta Tertinggi, NTT Berada di Titik Nadir

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, rata-rata pendapatan bersih sebulan pekerja informal di Indonesia menunjukkan ketimpangan yang tajam antar-wilayah, di mana DKI Jakarta mencatatkan pendapatan tertinggi nasional mencapai Rp4.301.411, sedangkan Nusa Tenggara Timur (NTT) berada di posisi terendah dengan Rp1.323.068. Jurang pemisah ini semakin dipertegas oleh anomali di Papua Pegunungan yang mencatat upah sektor jasa informal tertinggi hingga Rp5.048.751 akibat tingginya biaya logistik, serta DI Yogyakarta yang justru mencatat upah tani informal terendah se-Indonesia sebesar Rp766.605. Ketimpangan ekstrem ini menjadi alarm penting bagi pemerintah bahwa intervensi kesejahteraan pekerja informal tidak bisa dipukul rata, melainkan harus berbasis pada karakteristik, pengendalian inflasi, dan pemetaan risiko ekonomi di masing-masing wilayah.

Faishal31 Juli 2026
Dari Paris hingga Amerika Utara: Peta Perjalanan 3 Dekade Tuan Rumah Piala Dunia

Dari Paris hingga Amerika Utara: Peta Perjalanan 3 Dekade Tuan Rumah Piala Dunia

Dari tahun 1998 hingga sekarang, Piala Dunia telah berkembang bukan hanya sekadar turnamen sepak bola, melainkan panggung global yang merayakan keberagaman teknologi, budaya, dan persatuan antarlintas benua. Setiap tuan rumah meninggalkan warisan unik yang akan selalu dikenang dalam sejarah olahraga.

Oudienayla Najwa Irawan19 Juli 2026
Penggusuran Rumah di Wilayah Jagakarsa, Warga Marah dan Bingung Pindah Kemana

Penggusuran Rumah di Wilayah Jagakarsa, Warga Marah dan Bingung Pindah Kemana

152 rumah di kawasan Lenteng Agung, Jaksel menjadi sasaran penggusuran TNI AD.

mokhamad naufal19 Juli 2026
Nikel, Darah, dan Baterai: Tragedi Ekologis Morowali di Balik Transisi Hijau Global

Nikel, Darah, dan Baterai: Tragedi Ekologis Morowali di Balik Transisi Hijau Global

Dunia memuja kendaraan listrik sebagai pahlawan iklim masa depan, namun di Morowali, ambisi "transisi hijau" ini memicu krisis sosial dan lingkungan berskala masif. Laut yang memerah oleh limbah beracun dan udara pekat yang mencekik warga memaksa kita bertanya: pantaskah kita mencoba menyelamatkan bumi dengan mengorbankan ruang hidup masyarakat di pesisir Sulawesi?

Andreas Xaviera16 Juli 2026

Garuda Muda Mengguncang Asia! Kronologi Perjalanan Bersejarah Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia 2024

Timnas Indonesia U-23 berhasil mencuri perhatian dunia sepak bola Asia melalui penampilan impresif pada Piala Asia U-23 2024. Dimulai dari status debutan hingga mampu menembus babak semifinal dan bersaing memperebutkan tiket Olimpiade Paris 2024, perjalanan Garuda Muda dipenuhi momen dramatis, kemenangan bersejarah, serta semangat pantang menyerah. Artikel ini menyajikan kronologi lengkap perjalanan Timnas Indonesia U-23 beserta berbagai peristiwa penting yang menjadi tonggak baru bagi sepak bola Indonesia.

Nayya Intan Sandrian12 Juli 2026